page contents Pustaka Virtual: Geografi
Showing posts with label Geografi. Show all posts
Showing posts with label Geografi. Show all posts

Jenis- jenis dan Faktor Penyebab Terjadinya Angin

12:47 AM | ,

Definisi/pengertian angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh pergerakan atau rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di lingkungan sekitar. Angin bertiup dari daerah yang memiliki tekanan udara tinggi ke tempat yang memiliki tekanan udara rendah.

Faktor Terjadinya Angin
Angin dapat terjadi karena adanya beberapa faktor. Faktor- faktor yang mempengaruhi terjadinya angin, antara lain:
Gradien Barometris, semakin besar gradient barometris maka semakin cepat tiupan angina.
• Letak Tempat, misalnya adalah angin yang bertiup di daerah khatuliswa bergerak lebih cepat daripada yang bertiup di non daerah katulistiwa.
• Ketinggian, yaitu semakin tinggi suatu tempat, maka angin bertiup akan semakin kencang.
• Waktu, angin bergerak lebih cepat pada siang hari daripada di malam hari.

Jenis- jenis Angin
Jenis atau macam- macam angina yaitu:
• Angin Laut
Angin laut yaitu angin yang bertiup dari laut ke darat. Angin ini umumnya terjadi pada siang hari antara pukul 09.00 hingga pukul 16.00. Angin laut ini memberikan pengaruh besar pada nelayan untuk menentukan waktu pulang selepas menangkap ikan.

• Angin Darat
Angin darat adalah kebalikan dari angin laut, yaitu angin yang bertiup dari arah darat menuju laut. Angin ini terjadi pada malam hari antara pukul 20.00 hingga pukul 06.00 dan merupakan panduan bagi para nelayan untuk pergi melaut mencari ikan.

• Angin Lembah
Angin lembah adalah angin yang bertiup dari arah lembah ke arah puncak gunung. Angin lembah terjadi pada siang hari.


angin, jenis angin, faktor angin, terjadinya angin, angin lembah, angin gunung
Jenis Angin Lembah dan Angin Gunung
• Angin Gunung
Angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung menuju lembah gunung. Angin gunung terjadi pada malam hari.

• Angin Fohn
Angin ini diberi sering disebut sebagai angin jatuh karena terjadi akibat adanya gerakan udara yang naik ke pegunungan dengan tinggi 200 meter di satu sisi kemudian turun ke sisi yang lain. Angin fohn terjadi seusai hujan orografis dan bertiup di wilayah dengan temperatur dan intensitas yang berbeda. Angin ini memiliki sifat panas dan kering sehingga kurang baik untuk kesehatan manusia dan sering menjadi penyebab tanaman rusak.

• Angin Muson ( Angin Musoon )
Angin muson adalah jenis angin yang bertiup secara periodic, yaitu  antara 3 – 6 bulan sekali dan berhembus saling berlawanan atau berkebalikan di setiap pergantian. Angin muson adalah jenis angin yang mempengaruhi musim kemarau dan musim penghujan di Indonesia. Angin muson terdiri dari dua jenis, yaitu angin muson timur dan angin muson barat.


Read More

Jenis- jenis Tanah di Indonesia

11:32 PM |

Berikut ini adalah jenis- jenis tanah yang  terdapat di Indonesia:

1. Tanah Pasir
Tanah pasir adalah tanah yang terbentuk dari batuan beku dan batuan sedimen yang memiliki butiran kasar dan berkerikil. Tanah pasir tidak cocok digunakan sebagai tanah pertanian.

2. Tanah Alluvial
Tanah ini dikenal juga dengan sebutan “tanah endapan”, karena asalnya dari endapan lumpur sungai di dataran rendah. Tanah jenis ini cukup subur dan cocok sebagai lahan pertanian.

3. Tanah Humus
Tanah humus adalah jenis tanah yang sangat subur karena terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hutan hun tropis yang lebat.
ja
4. Tanah Vulkanik
Tanah vulkanik dapat disebut juga dengan tanah gunung berapi karena umumnya ditemukan di lereng gunung berapi sehingga. Tanah vulkanik atau tanah vulkanis adalah tanah yang berasal dari lapukan materi letusan gunung berapi yang subur karena banyak mengandung zat hara yang tinggi.



tanah vulkanik, jenis tanah indonesia, vulkanis

5. Tanah Podzoit
Tanah podzoit umumnya terdapat di pegunungan dengan curah hujan yang tinggi dan bersuhu rendah/ dingin.

6. Tanah Mediteran
Tanah jenis ini berasal dari pelapukan batuan kapur sehingga disebut juga dengan “tanah kapur”. Contoh tanah mediteran di Indonesia terdapat di Jawa Timur, Nusa Tenggara, Jawa Tengah dan Maluku. Tanah ini bersifat tidak subur.

7. Tanah Laterit
Tanah laterit pada awalnya adalah jenis tanah yang subur dan kaya akan zat hara, namun zat hara menghilang secara perlahan karena terbawa oleh air hujan yang tinggi sehingga tanah berubah menjadi tidak subur.

8. Tanah Gambut
Tanah gambut atau tanah organosol memiliki sifat yang kurang subur untuk bercocok tanam.

Read More

Kota dan Pulau di Indonesia yang Dilewati Garis Khatulistiwa

12:29 PM |

Indonesia adalah Negara dengan titik lokasi paling banyak dilewati oleh garis khatulistiwa. Garis lingkar nol derajat atau yang disebut equator terdapat di beberapa kota dan pulau di Indonesia.

·         Bonjol
Bonjol adalah sebuah kecamatan yang terletak di kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Sebagai penanda bahwa kota ini berada di lintang nol derajat, maka di tempat ini dibangun Taman Wisata Equator, dan terdapat tulisan “I crossed the equator”.
·         Kota Pontianak
Kota Pontianak adalah ibukota provinsi Kalimantan Barat. Sebagai penanda dilalui garis equator, maka di kota ini dibangun tugu khatulistiwa pada tahun 1928.


pontianak, garis khatulistiwa, tugu khatulistiwa, equator, kota dilewati khatulistiwa
Tugu Khatulistiwa di Pontianak, Kalimantan Barat

·         Kepulauan Batu
Kepulauan Batu terletak di sebelah barat pulau Sumatra, lebih tepatnya diantara Pulau Nias dan Pulau Siberut. Secara administrative kepulauan ini masuk dalam wilayah Kabupaten Nias, Sumatra Utara. Garis katulistiwa melewati sebelah utara pulau Tanahmasa dan terbesar di kepulauan Batu.

·         Pulau Sumatera
Garis khatulistiwa membentang di pulau Sumatra mulai dari perairan Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan kepulauan Riau.

·         Pulau Lingga
Pulau Lingga adalah pulau terbesar pada gugusan kepulauan Lingga, yang terletak di sebelah timur Pulau Sumatra. Secara administrative, Pulau Lingga masuk ke wilayah provinsi Kepulauan Riau. Equator melewati ujung utara pulau kecil ini.

·         Pulau Kalimantan
Di Pulau Kalimantan equator melintasi beberapa provinsi, yaitu provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

·         Pulau Sulawesi
Provinsi yang dilewati yaituprovinsi Sulawesi Tengah.

·         Kepulauan Kayoa
Kepulauan Kayoa terletak di barat pulau Halmahera, Maluku. Secara administrative Kepulauan Kayoa masuk ke wilayah kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

·         Pulau Halmahera
Pulau Halmahera adalah pulau terbesar di kepulauan Maluku dan termasuk dalam wilayah provinsi Maluku Utara.

·         Pulau Gebe
Pulau Gebe terletak di sebelah timur pulau Halmahera dan secara administrative merupakan bagian dari wilayah kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

·         Pulau Waigeo/ Pulau Amberi/ Pulau Waigiu
Pulau ini merupakan pulau terbesar di gugusan Kepulauan Raja Ampat yang terletak di sebelah utara provinsi Papua Barat.

Selain melewati kota dan pulau di atas, di Indonesia garis khatulistiwa juga melewati beberapa daerah perairan berikut ini:
o    Selat Karimata
o    Selat Makasar
o    Teluk Tambu
o    Teluk Tomini (Sulawesi)
o    Laut Maluku
o    Laut Halmahera.


Daftar Pustaka: Wikipedia

Read More

Jenis Iklim dan Cuaca di Indonesia

12:55 AM |


Indonesia memiliki letak yang sangat strategis, yaitu terletak diantara Benua Asia dan Australia serta diantara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Akibat dari letak yang strategis, hal tersebut memiliki pengaruh yang kuat terhadap iklim dan cuaca di Indonesia.

 Berikut ini adalah tiga jenis iklim yang mempengaruhi  iklim dan cuaca Indonesia:
1.       Iklim Musim ( Iklim Muson )
Iklim Muson adalah jenis iklim yang dipengaruhi oleh perubahan angin yang berubah- ubah secara periodik, yaitu enam bulan sekali. Iklim muson ini terdiri dari dua jenis, Iklim Muson Timur dan Iklim Muson Barat. Iklim muson barat ( Angin musim barat daya ) bertiup dari bulan Oktober hingga April dengan membawa udara lembab dan menjadikan terciptanya musim penghujan. Sedangkan iklim muson timur ( Angin musim timur laut ) bertiup dari bulan April hingga bulan Oktober dengan membawa angin kering dan mengakibatkan terjadinya musim kemarau.

2.       Iklim Tropis
Seperti Negara di Asia Tenggara pada umumnya, Indonesia memiliki iklim tropis. Hal ini terjadi karena Indonesia dilewati oleh garis katulistiwa sehingga hanya memiliki dua musim, yaitu musim penghujan dan kemarau. Karakter dari iklim tropis ini adalah bersifat panas dan mengandung banyak curah hujan.

3.       Iklim Laut
Indonesia memiliki iklim laut karena merupakan negara maritim atau negara perairan yang terdiri dari banyak pulau- pulau besar dan ribuan pulau kecil. Hal ini berakibat sering terjadinya penguapan air laut sehingga udara menjadi panas dan curah hujan meninggi.
Read More